Syair Cinta

Ketika kau tak mampu temukan kata yang tepat…

Kepercayaan dan Cinta

Hi! This is the first article I present here. Semoga dapat menjadi perspektif inspiratif dalam menapaki perjalanan cinta yang sedang anda jalani. Sekedar insights, wawasan dan pengalaman pribadi, dan bukan berarti saya adalah seorang pakar dalam hal cinta mencinta :)

Ada yang bertanya, “Bagaimana sih menjaga hubungan agar tetap stabil dan bahagia?

Sebuah hubungan, apapun hubungan itu, akan berjalan baik apabila dilandasi kepercayaan. Kepercayaan menghindarkan dari rasa saling curiga, syak wasangka, kecurigaan berlebihan, dan sejenisnya yang kemudian akan memberikan ekses negatif dan tindakan-tindakan irasional, menekan dan tertekan, rasa tidak nyaman dan aman, serta ketidakpuasan. Dalam sebuah hubungan bisnis, kepercayaan adalah segalanya. Tentu ada perbedaan fundamental antara hubungan bisnis dan hubungan cinta, tapi keduanya dilandasi hal yang sama: Kepercayaan. Boleh percaya atau tidak percaya :) , tapi kepercayaan ataupun ketidakpercayaan adalah sebab dari akibat dalam perjalanan sebuah hubungan (apapun hubungan itu) yang akan atau sedang anda jalani. Yang pertama memberikan efek positif, dan yang kedua, tentu saja, negatif. How?

Tentu anda pernah melihat, atau bahkan merasakan, sebuah hubungan yang penuh dengan rasa takut, kecurigaan, kekhawatiran hanya akan meninggalkan rasa tidak bahagia. Pernah tidak melihat seseorang yang memiliki pasangan dan hidup dalam rasa kehawatiran, ketakutan, curiga, dan seterusnya? Akan nampak ketidakbahagiaan terlintas. Dia mencinta, tapi dia takut. Dia merasa tidak bebas, dalam arti kebebasan sebagai diri sendiri. Dia merasa diikuti, diawasi, dibayang-bayangi, dilarang ini dan itu, diatur, dll. Perasaan tersebut timbul karena pasangannya tidak memiliki kepercayaan penuh, memiliki kecurigaan tinggi, dan mengharapkan kekasihnya menjadi seseorang yang dia inginkan. Dia merasa lega ketika dia dapat mengatur segala aspek kehidupan pasangannya. Inikah cinta? Dia membuat pasangannya merasa terjebak, bahkan merasa “tercekik”. Jika memang demikian faktanya, maka cinta kedua pasangan tersebut perlu dipertanyakan kembali, benarkah ini hubungan cinta? 

Anda harus memiliki keyakinan bahwa hubungan anda berdua akan berlangsung selamanya. Mencurigai dan mengkhawatirkan apa yang akan terjadi di masa depan sama saja anda telah merangkai cerita masa depan sesuai dengan prasangka hari ini. Anda harus percaya bahwa hubungan yang anda jalin akan memberikan efek positif pada hidup anda, bukan hanya kebahagiaan, tapi memberikan anda kehidupan yang sempurna, suka duka yang senantiasa sanggup dihadapi bersama, dan komitmen dalam menjalaninya. Jadi, sebelum anda membuat sebuah komitmen dengan seorang yang anda pikir anda cintai, tanyakan ini pada diri anda sendiri, “Apakah aku mempercayai dia dengan sepenuhnya?”. Jika anda menjawab “ya”, maka anda telah siap menjalani hubungan dan komitmen.

Belajarlah untuk mempercayai pasangan anda dan biarkan mereka melakukan keinginannya untuk memenuhi kebahagiaannya. Yakinlah, ini akan memberikan hubungan yang bahagia.

“Jika anda bisa mempercayai pasangan anda sepenuhnya, maka anda pun mencintainya sepenuhnya. Cinta adalah kepercayaan.”

© A. K. Azmi

Image by: PunjabiGraphics

Syair, puisi, kata mutiara, atau cerita cinta lainnya:

Posted under: Artikel Cinta